Showing posts with label Poems. Show all posts
Showing posts with label Poems. Show all posts

Friday, 15 July 2016

Gadis Yang Menunggu Bintang Jatuh (3)

Sudah bertahun gadis itu tak naik ke atap
Hanya untuk melupakan si bintang jatuh
Namun malam ini dia muncul kembali ditempat yang tidak diduga sehingga si gadis dapat melihatnya dengan jelas
Menyapa dengan hangat
Seolah hal yang telah mereka lalui selama ini tidak ada artinya

Dan gadis itupun sama saja
Setelah selalu ditinggal pergi
Masih saja berharap lagi
Dan sekarang malah duduk manis dihadapan si bintang jatuh yang hanya datang sekilas
 

Friday, 6 May 2016

Dua Gelas Kopi

 
Dulu aku pernah bercerita pada temanku: Saat aku tahu anak laki-laki pendiam yang tak pernah dekat dengan wanita manapun selain aku, memiliki pacar, malamnya aku gelisah dan berdebar tak karuan. Dia bingung. Tapi kemudian aku bercerita juga bahwa sehari itu aku telah meminum dua gelas kopi instan berkafein tinggi. Dia langsung berseru: "Itu karena kopi!"

Beberapa hari kemudian, setelah memimpikanmu, aku kembali berdebar tak karuan. Hal ini telah berlangsung seminggu lebih. Aku menceritakannya lagi pada temanku. Dia bertanya apa aku minum lebih banyak kopi? Kujawab dengan tegas: Tidak. Aku belum minum secangkir kopi pun seminggu ini.

Friday, 20 November 2015

(Tentang) Aku dan Hujan

Hujan pernah menjebak kita di sekolah.

Sebagian orang hanya merasa basah dan kesal.

Tapi Aku berbeda.

Aku memang merasa basah, tapi aku juga merasakan tiap tetes dingin yang jatuh ke permukaan kulitku,

Merasakan bahwa pemandangan tiap rintik air yang jatuh dari ujung atap itu indah,

Menikmati samar-samar suara tawa orang-orang yang bermain air,

Merasakan aroma tanah yang tak biasa,

Merasakan sedikit percikan gembira saat melihat ada kamu berdiri di ujung lorong, mendongkak ke atas, menikmati hujan bersamaku.

Sunday, 18 October 2015

Hampa

Aku merasa rindu
Tak tahu pada siapa

Aku ingin bertemu
Tak tahu pada siapa

Aku butuh bersandar
Tak tahu pada siapa

Semuanya hanya terasa
Namun tak terisi.

Friday, 9 October 2015

Lomba Lari

Kamu tepat berada di depanku
Kamu lebih cepat, aku tak bisa mendekat
Namun,
Percuma saja jika aku berlari kan?
Aku hanya akan lelah,
menyakiti diriku sendiri,
dan tetap kalah.

Jadi aku berhenti disini, saat ini juga.

Sunday, 31 August 2014

Gadis Yang Menunggu Bintang Jatuh (2)

Gadis itu sudah tidak menunggu bintang jatuh
Tapi sesekali ia melihat keluar,
Kalau-kalau bintang itu mau jatuh sekali lagi

Gadis itu memang tak diam di atap semalaman lagi
Tapi ia mengintip di balik jendelanya,
Kalau-kalau bisa melihat bintang itu jatuh sekali lagi

Malam ini gadis itu mengintip untuk malam yang kesekian kalinya
Dan tanpa aba-aba, sebuah bintang jatuh meluncur ke tanah bumi
Gadis itu tersenyum
"Haruskah aku naik ke atap lagi?"

Thursday, 16 January 2014

Gadis yang Menunggu Bintang Jatuh

Tiap malam seorang gadis bergumam:


"Aku sedang menunggu bintang jatuh,

baru sebentar aku menunggu,
dan aku akan bertahan,
aku akan menunggumu hingga jatuh kepadaku..."

"Aku sedang menunggu bintang jatuh,

sudah cukup lama aku menunggu,
dan aku masih bertahan,
aku masih menunggumu jatuh kepadaku..."

"Aku sedang menunggu bintang jatuh,

sudah cukup aku menunggu,
apakah aku masih bisa bertahan?
tidak, aku tidak akan menunggumu jatuh lagi..."

Lalu gadis itu pergi meninggalkan atap rumahnya.